ABOUT US

Our development agency is committed to providing you the best service.

OUR TEAM

The awesome people behind our brand ... and their life motto.

  • Neila Jovan

    Head Hunter

    I long for the raised voice, the howl of rage or love.

  • Mathew McNalis

    Marketing CEO

    Contented with little, yet wishing for much more.

  • Michael Duo

    Developer

    If anything is worth doing, it's worth overdoing.

OUR SKILLS

We pride ourselves with strong, flexible and top notch skills.

Marketing

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

Websites

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

PR

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

ACHIEVEMENTS

We help our clients integrate, analyze, and use their data to improve their business.

150

GREAT PROJECTS

300

HAPPY CLIENTS

650

COFFEES DRUNK

1568

FACEBOOK LIKES

STRATEGY & CREATIVITY

Phasellus iaculis dolor nec urna nullam. Vivamus mattis blandit porttitor nullam.

PORTFOLIO

We pride ourselves on bringing a fresh perspective and effective marketing to each project.

  • the GUFI

    the GUFI


    The GUFI WAS BORN!!
    Sekarang aku sudah memilih gufi menjadi karakterku, hmm gimana ya, GUFI adalah sesosok makhluk kayalan yang memiliki kaki berupa jari tangan. Kupikir ini adalah karakter yang unik, i like it. Postur kepala sampai perut kubuat simple agar terlihat imut, selain itu jika dilihat-lihat pasti akan terlihat seperti manga. Ya, memang saya suka manga, tapi karena ini adalah karakter maka kubuat simple aja. Trus kaki jarinya agak sedikit kubuat lebih detail. Aku sendiri ngga tau kenapa tiba-tiba aku buat karakter the GUFI ini. Yang jelas aku ingin memiliki karakter tetapku, seperti "cumi"nya darbotz, tupainya tutu, dan lain sebagainya. Oya GUFI sendjiri dari kata GOOD FINGER, emang seharusnya GOFI tapi ah kurang seru jadi GUFI aja deh...



    Oya aku tadi itu nempel-nempel pas hari rapotan, anak yang lain mbawa kesiapan hati, lah aku malah mbawa gunting, gambar, sama lem rajawali (lemnya pak tukang). Mampus abis.


  • Sepuluh Satu

    Sepuluh Satu

    Sepuluh satu ya,...
    Kelas yang unik, penuh warna, pokoknya campur aduk lah. Aku bersyukur bisa tinggal di sini, ya walau ku tahu setiap tempat ga semuanya dipenuhi oleh kebahagiaan, kecuali surga tentunya. Setahun ini kulewati dengan penuh kenangan, entah manis, pahit, bahkan getir sekalipun. Aku banyak dapat pelajaran, ya dapat diartikan akademis maupun kematangan jiwa. Jujur entah kenapa mulai kelas satu SMA ini aku bisa dibilang berubah total daripada waktu aku MTs dulu. Mungkin ini yang disebut masa pubertas kali. Contoh, waktu aku MTs aku ngga suka pake baju kalo ga rapi, beda dengan sekarang aku selalu ngeluarin baju, yah minimal harus "njelembret". Kupikir yah kurang seru aja kalau masa SMA yang harus seru ini dilewati 'with rule the obey'. Makanya aku selalu manggumamkan kata FREEDOM. Aku suka kata ini, artinya dalam banget. Aku terinspirasi dengan Ryu Murakami dalam bukunya 'Tahun 69', salah satu buku kesukaanku. Isi selengkapnya sudah kuposting di sebelumnya. Aku ngga mau melupakan saat rambutku ditarik sama Pak Arsah yang sambil berkata, "Ayo bajunya masukin!". Waktu itu aku ngga berani liat sorot matanya.

    Setelah mengamati selama setahun ini, aku sudah menemukan hal-hal yang membuat kelas ini beda dengan kelas yang lain. Yang pertama

    YOMANIA

    Kurasa orang pecinta yoyo pantas kutaruh d paling atas, sebab bisa kukatakan "Hanya kelas sepuluh satu saja yang punya YOMANIA...". Mereka ngga malu main yoyo didepan umum, salut dah. Aku nganggep orang yang jago yoyo itu orang yang keren kok. Melakukan trik yang inovatif dan tidak membosankan, aku hanya bisa ngacungingin jempol dah buat mereka.

    dan yang ke dua

    GAMERS

    Mereka keluar kelas paling awal, bahkan bisa kukatakan, paling awal keluar sekolah. Lari secepat-cepatnya. Yang mereka pikirkan hanya "Ada kursi kosong di centra(game center di sebelah SMADA) ga ya?".Setelah sampai, jari-jarinya sudah siap di shortcutnya masing-masing. Tangan kanan dah pegang mouse. Dan satu lagi mulutnya udah ancang-ancang misuh kapan saja, hehe. Emang tanpa misuh, game tu kayak sayur tanpa garam dah! Hambar banget...

    Pokoknya salut, naikkan level, dan lakukan yang kalian suka! hehe..


    yang ketiga...




    BOMBER

    Satu pilox 20 ribu! Kalau mau ngebomb, minimal beli 3 buah, berarti dah 60 ribu! Padahal uang jajan anak SMA paling 200 ribuan. Mereka pikir, apa sih yang enggak buat hobi. Selama itu positf tentunya... Masyarkat salah sangka atas kelakuan para Bomber. Bomber itu ga bermaksud sama sekali untuk merusak fasilitas umum, kami menghias yang ada guna sedap di pandang mata, ngga lebih!

    Cewek

    Nah ini bagian yang paling seru. Di sepuluh satu yang terkenal bukan anak laki-laki. Yang saya sayangkan itu. Setiap saya ditanya, "Kamu sepuluh berapa?". Setelah saya jawab sepuluh satu, pasti yang dipikirkan orang tadi adalah (sebut saja Hmm). "Eh salam ya, buat Hmm..", Eh gmana si Hmm, tambah sip aja ya?, dan lain sebagainya... Gimana ngga heboh, setiap hari aja mereka pakai dandanan yang bisa kubilang "overdosis" kelebihan lah. Bedaknya, tebel pol, pake lipstik, waduh pokoknya ga wajar buat anak SMA. O ya mereka juga bawa kaca kecil, agar bisa ngaca dimanapun, kapanpun mereka mau. Tasnya dan sepatunya kayak ibu-ibu arisan. Sampe secara tidak langsung, seolah-olah mereka berbicara pada kaum adam, "Godain aku dong!"
    Hahaha just kid, yang ngerasa jangan dimasukkan hati.

    Pokoknya kelas sepuluh satu keren

    Yang terakhir, saya ucapkan maaf, dan terima kasih buat semua...







  • I'm a good boy mask

    I'm a good boy mask

    I'm a good boy...
    Hmm mulai sekarang mau pake topenk trus ah. Soalnya kan para bomber harus misterius, kalo ngga bisa-bisa ketangkep polisi lagi, hehehe
  • Jin biru

    Jin biru



    Wakakak Jin Biru was Born!!!
    wah hasrat ngebombku dah lumayan mereda nih, padahal aku tu baru d tengah perjuangan untuk ulangn semesteran, doain aja deh moga dapet nilai bagus-bagus.
    Setiap aku bikin graffiti pasti beda dengan rencana sehari sebelumnya...
    Pasti gak sesuai rencana, ya emang keadaan juga menentukan
    kemaren aku tuh berencana buat karakter juga, dengan mulut mangap dan tangan ingin menangkap sesuatu. Malem itu kupikirin, ah ga srek...
    ya udah kuganti karakter aja. Alasannya yang pertama kenapa nggak mangap, karena karakter sebelumnya kan dah mangap, trus aku berpikir masa' karyaku mirip tutu terus...

    Hari Sabtu sore kemaren aku ga bisa tidur siang, ya ini gara-gara mikir ni plan...
    Aku ditemenin ma iman, dan juga Akbar. Akbar juga tertarik sama graffiti, tapi ya kayak aku, dia masih kurang mahir.

    Pengeluaranku kali ini juga ga begitu banyak, aku cuman beli warna biru doank, trus warna lainnya tu sisa kemaren...

    Ya Alhamdulillah dah selese...

    O ya dan terakhir, aku mau bilang: GRAFFITI IS NOT CRIME!


  • Diberdayakan oleh Blogger.

    NetworkedBlogs

    Kenalan Hyuuk

    follower

    WHAT WE DO

    We've been developing corporate tailored services for clients for 30 years.

    CONTACT US

    For enquiries you can contact us in several different ways. Contact details are below.

    Im a good boy

    • Street :Road Street 00
    • Person :Person
    • Phone :+045 123 755 755
    • Country :POLAND
    • Email :contact@heaven.com

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.